Partisipasi Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak dalam Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) XI yang digelar mulai tanggal 19 hingga 23 Juni di Pekanbaru dibuktikan dengan menampilkan beberapa produk-produk teknologi sederhana hasil karya masyarakat Kota Pontianak pada stand Provinsi Kalbar.
Kepala Kantor Pemberdayaan Masyarakat Kota Pontianak, Drs. Imran mengungkapkan ada tiga jenis produk unggulan teknologi tepat guna disamping hasil kerajinan dan produk makanan khas yang ditampilkan Kota Pontianak pada pameran TTG ini.
“Ketiga jenis alat atau produk yang kami tampilkan pada acara TTG ini dan nantinya juga akan diikutsertakan dalam lomba tingkat nasional diantaranya kompor sekam padi, alat pengering ikan asin menggunakan vapor compression refregeration system dan alat pengolahan energi alternatif (bio gas) sampah organik limbah rumah tangga,” ujarnya disela-sela peninjauan stand jelang persiapan TTG XI, Kamis (18/6) di Pekanbaru.
Lebih lanjut, Imran menjelaskan fungsi produk unggulan ini diantaranya kompor sekam padi yang merupakan salah satu energi alternatif dalam mengatasi kelangkaan bahan bakar. “Inilah salah satu energi alternatif jika mengalami kelangkaan energi,” jelasnya.
Kompor sekam padi ini merupakan alat alternatif untuk memasak sebagai pengganti kompor minyak tanah atau gas yang selama ini lebih banyak digunakan masyarakat. Disamping itu, katanya lagi, produk unggulan lainnya adalah alat pengolahan energi alternatif (bio gas) sampah organik limbah rumah tangga dimana cara kerjanya dengan memasukkan sampah atau limbah rumah tangga ke dalam alat dimaksud kemudian sampah dibiarkan selama kurang lebih dua minggu hingga membusuk dan hasil dari pembusukan tersebut berupa gas yang dikeluarkan dari kran dan berfungsi sebagai energi alternatif diantaranya untuk menghidupkan lampu, kompor gas dan lain sebagainya.
Produk-produk tersebut merupakan hasil karya masyarakat Kota Pontianak saat mengikuti lomba karya teknologi tepat guna yang rutin digelar setiap tahunnya oleh Pemkot melalui Kantor Pemberdayaan Masyarakat Kota Pontianak. “Kita patut berbangga karena mungkin Kota Pontianak satu-satunya Kota yang rutin menggelar lomba ini,” pungkasnya.
Menurutnya, lomba ini rutin digelar setiap tahunnya pada saat menjelang acara TTG seperti yang dilakukan tahun ini. Peserta yang mengikuti lomba ini adalah seluruh lapisan masyarakat Kota Pontianak. (12)
(Sumber : Humas Pemerintah Kota Pontianak)
