Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Singkawang, Solling, SH tidak henti hentinya meminta Partai Politik untuk ikut serta mensukseskan Pemilihan Umum ppresiden dan Wakil Presiden (Pilpres) yang akan dilaksanakan pada 8 Juli mendatang.
“Partisipasi Parpol itu mutlak dibutuhkan. Karenanya kami tak henti hentinya mengajak untuk aktif dalam Pilpres mendatang,” kata Solling dalam workshop eksistensi partai politik dalam sistem ketatanegaraan korelasinya dengan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden di salah satu rumah makan Jl. A. Yani Singkawang pada Senin (22/6). Workshop tersebut mengikuti sertakan pengurus Partai Politik di Kota Singkawang, tokoh masyarakat, serta Mahasiswa.
Dalam workshop yang dimulai pukul 09.00 itu, Solling kembali menegaskan, keberhasilan Pilpres mendatang memang tanggung jawab KPU. Akan tetapi, untuk mendapatkan hasil yang baik, KPU tidak dapat bekerja sendiri. Karenanya KPU mengharap dengan sangat partisipasi Parpol tersebut.
Parpol diharapkan membantu dengan memberikan sosialisasi dan memberikan kesadaran kepada masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya. Karena, tanpa keikutsertaan masyarakat, sangat mustahil Pilpres akan berjalan sesuai dengan harapan.
“Saat inilah, masyarakat ikut menetukan nasib bangsa pada lima tahun kedepan. Karenanya, momentum lima tahun sekali itu dapat dimanfaatkan sebaik baiknya,” tambah Uray Nurziah, anggota KPU Kota Singkawang dalam pertemuan tersebut.
Menurut Nurziah, dengan partisipasi Parpol, jumlah pemilih yang tidak menggunakan hak pilih akan berkurang. Untuk pemilihan mendatang, jumlah pemilih di Singkawang berjumlah 147 ribu lebih. Jumlah tersebut berkurang dari jumlah pemilih dalam pemilihan legislatif yang mencapai 148 ribu.
“Jumlah tersebut dihasilkan dari kerja keras kami dalam pengakuratan data. Ditemukan jumlah itu setelah menghilangkan pemilih yang masuk tapi telah meninggal, menghilangkan pemilih yang masuk namun sudah pindah, serta sebab lainnya,” jelas Nurziah lagi.(PDE)
