Menurunnya kualitas air baku Sungai Kapuas dan Sungai Landak dengan meningkatnya kadar garam, perlu dilakukan antisipasi penanganan krisis air bersih. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Pontianak menggelar rapat koordinasi (rakor), Selasa (23/6) dengan beberapa instansi diantaranya Yayasan Pemadam Kebakaran, perusahaan swasta, TNI/Polri, dan lainnya.

Kasijanto, Kepala Unit Tranfusi Darah (UTD) PMI Cabang Singkawang, mengatakan stock darah yang diperoleh dari sukarelawan donor sebesar 35 persen. Angka tersebut dinilai sangai minim karena dalam sehari diperlukan paling tidak 10 kantong darah.

Visi dan misi Walikota Pontianak, H. Sutarmidji, SH, M.Hum yang mengusung visi Pontianak sebagai Kota Khatulistiwa berwawasan lingkungan terdepan dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan pelayanan publik, telah melewati enam bulan lamanya sejak terpilih sebagai Walikota Pontianak.