<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>KORAN PONTIANAK</title>
	<atom:link href="http://koranpontianak.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://koranpontianak.com</link>
	<description>Sekadar sebuah weblog WordPress lainnya</description>
	<pubDate>Tue, 25 Aug 2009 11:54:53 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Biro Humas Minta Facebook Blokir Akun Atut Palsu</title>
		<link>http://koranpontianak.com/2009/08/biro-humas-minta-facebook-blokir-akun-atut-palsu/</link>
		<comments>http://koranpontianak.com/2009/08/biro-humas-minta-facebook-blokir-akun-atut-palsu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Aug 2009 11:54:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Nusantara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://koranpontianak.com/2009/08/biro-humas-minta-facebook-blokir-akun-atut-palsu/</guid>
		<description><![CDATA[SERANG &#124; Biro Humas dan Protokol Pemprov Banten, telah mengirimkan permintaan pemblokiran tiga akun situs jejaring sosial Facebook yang mengatasnamakan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah. Diduga, akun-akun itu dibuat oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
Dalam surat resmi bernomor 808/HMSP – 45/VIII/2009 itu, Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Banten, Nandy Mulya menyatakan, tiga akun Facebook [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.koranbanten.com/isi/uploads/gubernur1-300x264.jpg" alt="gubernur1" title="gubernur1" width="300" height="264" class="alignleft size-medium wp-image-18269" /><strong>SERANG |</strong> Biro Humas dan Protokol Pemprov Banten, telah mengirimkan permintaan pemblokiran tiga akun situs jejaring sosial Facebook yang mengatasnamakan Gubernur Banten, <span id="more-61"></span>Ratu Atut Chosiyah. Diduga, akun-akun itu dibuat oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.</p>
<p>Dalam surat resmi bernomor 808/HMSP – 45/VIII/2009 itu, Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Banten, Nandy Mulya menyatakan, tiga akun Facebook yang dilaporkan kepada pengelola situs jejaring sosial Facebook itu adalah Akun atas nama Ratu Atut Chosiyah, Hj. Ratu Atut Chosiyah dan Ratu Atut Chosiyah Tomet. Suratnya sendiri dikirimkan ke pengelola Facebook.com.</p>
<p>“Akun-akun itu berpotensi menimbulkan fitnah bagi pemerintah dan Gubernur Banten sebagai lembaga konstitusional. Untuk itu, kami meminta pengelola situs jejaring sosial Facebook.com untuk segera menutup akun-akun yang secara ilegal mengatasnamakan Gubernur Banten, Hj. Ratu Atut Chosiyah,” kata Nandy.</p>
<p><strong>Dirugikan</strong><br />
Beberapa waktu lalu, Gubernur Banten Ratu Atut Chosyiah, mengaku difitnah dan dipusingkan oleh blog dan facebook &#8220;ilegal&#8221; yang mengatasnamakan dirinya.</p>
<p>&#8220;Jelas ibu sangat dirugikan dengan hadirnya facebook tersebut, sebab Ibu tidak bisa menjawab pertanyaan dan kritikan yang disampaikan dikarenakan tidak tahu passwordnya,&#8221; kata Atut beberapa waktu lalu.</p>
<p>Ia melihat ada empat blog dan facebook yang mengatasnamakan dirinya dan semua itu sama sekali bukan dirinya atau stafnya yang membuat blog dan facebook tersebut.</p>
<p>&#8220;Saya tidak tahu, siapa yang membuatnya, karena saya juga tidak tahu alamat dan passwordnya,&#8221; kata Atut.</p>
<p>Sementara, sejumlah komentar yang masuk kedalam facebook itu selain banyak kritik dan saran juga tak sedikit yang menghujat baik secara pribadi maupun secara kelembagaan.</p>
<p>&#8220;Jelas Ibu sangat dirugikan, bagaimana tidak, Ibu tak bisa menjawab berbagai pertanyaan dan kritikan yang disampaikan,&#8221; ujarnya.</p>
<p><strong>(Herizal)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://koranpontianak.com/2009/08/biro-humas-minta-facebook-blokir-akun-atut-palsu/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>SMA Negeri 1 Singkawang Rintisan SBI</title>
		<link>http://koranpontianak.com/2009/06/sma-negeri-1-singkawang-rintisan-sbi/</link>
		<comments>http://koranpontianak.com/2009/06/sma-negeri-1-singkawang-rintisan-sbi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Jun 2009 20:51:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://koranpontianak.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[SMA  Negeri 1 Singkawang memperoleh predikat sebagai Sekolah Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) pada tahun 2009 ini. Hal tersebut dibenarkan Kepala Sekolah SMAN 1 Singkawang, Helmi M.K,S.Pd.
“Sekolah yang saya  pimpin termasuk kedalam RSBI ini berdasarkan SK penunjukan yang di keluarkan oleh Direktorat Pembinaan SMA, Departemen Pendidikan Nasional pada tanggal 13 Mei 2009,” kata [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>SMA  Negeri 1 Singkawang memperoleh predikat sebagai Sekolah Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) pada tahun 2009 ini. Hal tersebut dibenarkan Kepala Sekolah SMAN 1 Singkawang, Helmi M.K,S.Pd.<span id="more-14"></span></p>
<p>“Sekolah yang saya  pimpin termasuk kedalam RSBI ini berdasarkan SK penunjukan yang di keluarkan oleh Direktorat Pembinaan SMA, Departemen Pendidikan Nasional pada tanggal 13 Mei 2009,” kata Helmi, Selasa (23/6).</p>
<p>SMA Negeri 1 Singkawang merupakan  salah satu sekolah dari  47 SMA se Indonesia yang masuk kategori RSBI. Untuk Kal-Bar sendiri ada dua sekolah termasuk RSBI yakni SMA Santo Petrus Pontianak dan  SMAN 1 Singkawang.</p>
<p>“Atas RSBI itu telah di lakukan penandatangan MoU di Cisarua, Bogor pada bulan lalu,” tambah Helmi.</p>
<p>Namun dengan adanya predikat RSBI yang di peroleh SMA Negeri  1 Singkawang, bukanlah berarti menjadi kebanggan serta hal yang mudah, namun menjadi perjuangan yang keras dalam pencapaian.  </p>
<p>Saat ini SMA Negeri 1 Singkawang masih kurang Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya Guru yang mampu mengaplikasikan RSBI dalam penyampaian materi pembelajaran.<br />
“Karena dalam indikator RSBI salah satunya adalah tenaga pendidiknya harus menerapkan bahasa Inggris dalam menjelaskan Materi Pelajaran, baik pada Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam,dan Saince sendiri,” terang Helmi.</p>
<p>Faktor lainnya juga keterlambatan informasi yang di peroleh, sehingga dari pihak sekolah sendiri harus membuka penerimaan siswa baru tiga bulan dari  sebelum Penerimaan Siswa Baru Reguler tanggal 1 s.d 4 juli 2009.</p>
<p>“Untuk kita sendiri baru mengumumkan penerimaan siswa baru RSBI pada tanggal 20-25 juni 2009, dan untuk seleksinya pada tanggal 26 juni dengan dua tahap seleksi. </p>
<p>Seleksi tahap pertama adalah seleksi administrasi yakni Nilai Raport kelas VII s.d IX untuk Mapel Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia,dan Bahasa Inggris masing-masing dengan nilai rata-rata 7, Nilai Ujian Akhir Sekolah, Ujian Akhir Nasional (UAN), penghargaan prestasi baik pada akademik, maupun non akademik, sertifikat dari lembaga kursus khususnya bahasa Inggris, </p>
<p>Sementara tes tahap kedua (umum),yakni para peserta akan mengikuti test akademik, Bahasa Inggris, Psikologi dan Wawancara,” terang Helmi panjang lebar. <strong>(PDE)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://koranpontianak.com/2009/06/sma-negeri-1-singkawang-rintisan-sbi/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Walikota Jamu Persatuan Empat Roda Brunei Darussalam</title>
		<link>http://koranpontianak.com/2009/06/walikota-jamu-persatuan-empat-roda-brunei-darussalam/</link>
		<comments>http://koranpontianak.com/2009/06/walikota-jamu-persatuan-empat-roda-brunei-darussalam/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Jun 2009 20:53:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Equator News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://koranpontianak.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Walikota Pontianak, H. Sutarmidji, SH, M.Hum, Rabu (24/6) malam menerima kedatangan rombongan Persatuan Pacuan Empat Roda Brunei Darussalam di rumah jabatan Walikota. Kedatangan rombongan ini dalam rangkaian Ekspedisi Trans Kalimantan yang dilakukan persatuan ini dan Kota Pontianak merupakan salah satu kota yang menjadi rute yang dilalui oleh tim ini. 
Kedatangan rombongan disambut dengan jamuan makan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Walikota Pontianak, H. Sutarmidji, SH, M.Hum, Rabu (24/6) malam menerima kedatangan rombongan Persatuan Pacuan Empat Roda Brunei Darussalam di rumah jabatan Walikota. Kedatangan rombongan ini dalam rangkaian Ekspedisi Trans Kalimantan yang dilakukan persatuan ini dan Kota Pontianak merupakan salah satu kota yang menjadi rute yang dilalui oleh tim ini. <span id="more-22"></span></p>
<p>Kedatangan rombongan disambut dengan jamuan makan malam serta beberapa tarian yang disuguhkan oleh Sanggar Bougenville. Hadir dalam acara jamuan makan malam itu diantaranya Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Ir. H. Toni Herianto, MT serta beberapa jajaran Pemerintah Kota Pontianak. </p>
<p>Walikota Pontianak, Sutarmidji, SH, M.Hum dalam sambutannya mengharapkan kunjungan seperti ini kedepannya bisa terus ditumbuhkembangkan agar saling mengenal antar dua negara sebagai negeri serumpun. </p>
<p>“Saya juga ingin mengundang bapak ibu untuk menghadiri Hari Jadi Kota Pontianak pada bulan Oktober tepatnya tanggal 23 Oktober. Kita akan mengadakan berbagai festival, acara dan seni yang akan ditampilkan semua etnis yang ada di Kota Pontianak terutama dari etnis Melayu, Dayak dan etnis Tionghoa,” ucapnya. </p>
<p>Tambahnya lagi, pada hari jadi itu juga akan ditampilkan makanan tradisional melayu dan lainnya, seni budaya tari termasuk hasil-hasil kerajinan kreasi masyarakat Pontianak. Ia juga memaparkan setiap tanggal 21-23 Maret dan 21-23 September, selalu dilakukan upacara untuk melihat titik kulminasi matahari dimana pada jam 11.46 WIB Kota Pontianak khususnya di Tugu Khatulistiwa siapapun yang berada disana tidak akan tampak bayangannya. Walikota juga berharap bisa membalas kunjungan Brunei Darussalam di tahun mendatang. </p>
<p>“Mudah-mudahan ditahun-tahun mendatang kita bisa membalas kunjungan ini ke Brunei Darussalam,” harapnya. Ia juga menginginkan agar jalinan hubungan kedua negara ini tetap harmonis tanpa melihat latar belakang budaya, bahasa, suku atau tingkat perekonomian masing-masing negara. </p>
<p>Sementara itu, Ketua Rombongan Persatuan Pacuan Empat Roda, H. Ibrahim dalam sambutannya menyampaikan terima kasihnya kepada Walikota yang telah bersedia menerima kedatangan rombongan ini. Menurut Ibrahim, banyak perkembangan yang telah dicapai Kota Pontianak selama perjalanan yang dilakukan rombongan ini mulai dari penduduknya, pusat perbelanjaan seperti mal yang besar dan pelayanan hotel yang memuaskan. </p>
<p>“Mudah-mudahan perekonomian Kota Pontianak terus maju dan Insya Allah kami akan datang kembali dengan jumlah rombongan yang lebih banyak lagi,” tambahnya. </p>
<p>Dalam jamuan makan malam ini juga dilakukan serah terima cenderamata dari Walikota Pontianak dan Ketua Rombongan Persatuan Empat Roda Brunei Darussalam. Sebagai penutup acara, Walikota dan tamu yang hadir ikut menyanyi dan berjoget bersama. (12) </p>
<p><strong>(Sumber : Humas Pemerintah Kota Pontianak)<br />
</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://koranpontianak.com/2009/06/walikota-jamu-persatuan-empat-roda-brunei-darussalam/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Krisis Air, Armada Tangki Disiagakan</title>
		<link>http://koranpontianak.com/2009/06/antisipasi-krisis-air-armada-tangki-disiagakan/</link>
		<comments>http://koranpontianak.com/2009/06/antisipasi-krisis-air-armada-tangki-disiagakan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Jun 2009 21:28:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Equator News]]></category>

		<category><![CDATA[Utama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://koranpontianak.com/?p=44</guid>
		<description><![CDATA[Menurunnya kualitas air baku Sungai Kapuas dan Sungai Landak dengan meningkatnya kadar garam, perlu dilakukan antisipasi penanganan krisis air bersih. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Pontianak menggelar rapat koordinasi (rakor), Selasa (23/6) dengan beberapa instansi diantaranya Yayasan Pemadam Kebakaran, perusahaan swasta, TNI/Polri, dan lainnya. 
Rakor ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://koranpontianak.com/2009/06/antisipasi-krisis-air-armada-tangki-disiagakan/dscn4799/" rel="attachment wp-att-54"><img src="http://koranpontianak.com/wp-content/uploads/2009/06/dscn4799-300x225.jpg" alt="dscn4799" title="dscn4799" width="300" height="225" class="alignleft size-medium wp-image-54" /></a>Menurunnya kualitas air baku Sungai Kapuas dan Sungai Landak dengan meningkatnya kadar garam, perlu dilakukan antisipasi penanganan krisis air bersih. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Pontianak menggelar rapat koordinasi (rakor), Selasa (23/6) dengan beberapa instansi diantaranya Yayasan Pemadam Kebakaran, perusahaan swasta, TNI/Polri, dan lainnya. <span id="more-44"></span></p>
<p>Rakor ini dipimpin langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak, Ir. H. Toni Herianto, MT selaku Ketua Dewan Pengawas PDAM dan didampingi Direksi PDAM Kota Pontianak, Ir. Agus Sutyoso, M.Si, serta beberapa yayasan pemadam kebakaran yang ada di Kota Pontianak dan instansi terkait lainnya. Rakor ini digelar sebagai upaya dalam mengantisipasi krisis air bersih mengingat Kota Pontianak cenderung mengalami musim kemarau yang panjang dengan menyiapkan armada mobil tangki air untuk suplai langsung kepada masyarakat yang membutuhkan air bersih. </p>
<p>Direksi PDAM Kota Pontianak, Ir. Agus Sutyoso mengungkapkan dengan indikasi tersebut, perlu dilakukan antisipasi terhadap pelayanan air bersih khususnya air layak minum. “Secara prosedural kami sudah melakukan protap yaitu dengan mengalirkan penepat,” ujarnya. </p>
<p>Lanjutnya lagi, karena suplai air ini sangat terbatas, maka dalam rangka mengantisipasi pelayanan air bersih pihaknya telah mendapat instruksi dari Walikota dan Sekda selaku Ketua Dewan Pengawas PDAM untuk siaga dan menyiapkan dalam mengantisipasi kemungkinan terburuk akibat krisis air bersih dengan menyediakan armada tangki yang setiap saat bisa dihubungi secara operasional untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Dana operasionalnya berasal dari PDAM dan dibantu dana dari Pemkot. </p>
<p>“Untuk itu kami mohon kepada perusahaan, yayasan pemadam kebakaran, TNI, Kepolisian dan lainnya yang memiliki armada tangki untuk memberikan contact person (nomor telepon, red.) sehingga setiap saat bisa dihubungi jika dibutuhkan bantuannya,&#8221; tuturnya. </p>
<p>Beberapa yayasan dan instansi telah menyatakan kesiapannya dalam menyediakan armada mobil tangki air diantaranya Subdin Kebakaran menyediakan 3 armada tangki berkapasitas 4.500 liter, Polda menyiagakan 1 armada tangki, Yayasan BPAS menyiapkan 2 armada berkapasitas 4.000 liter, Yayasan Panca Bhakti 1 armada dan Denkav II telah siap 1 armada tangki. </p>
<p>Sementara itu, Sekda Kota Pontianak, Ir. H. Toni Herianto mengharapkan dukungan dari semua pihak dalam menangani krisis air bersih ini mengingat air bersih merupakan kebutuhan yang sangat vital bagi masyarakat Kota Pontianak. Dikatakannya lagi, ada beberapa titik untuk pengambilan air bersih dan setiap armada tangki yang khusus untuk menangani suplai air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan akan diberi tanda khusus berupa stiker. (12) </p>
<p><em><strong>(Sumber : Humas Pemerintah Kota Pontianak)<br />
</strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://koranpontianak.com/2009/06/antisipasi-krisis-air-armada-tangki-disiagakan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kesekjenan Depkominfo Adakan Sosialisasi Pilpres Di Entikong Kab. Sanggau</title>
		<link>http://koranpontianak.com/2009/06/kesekjenan-depkominfo-adakan-sosialisasi-pilpres-di-entikong-kab-sanggau/</link>
		<comments>http://koranpontianak.com/2009/06/kesekjenan-depkominfo-adakan-sosialisasi-pilpres-di-entikong-kab-sanggau/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Jun 2009 21:23:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://koranpontianak.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Keterbatasan infrastruktur komunikasi di wilayah perbatasan Entikong mengakibatkan masyarakat yang berjumlah kurang lebih 13.000 orang atau 9.000 kepala keluarga sulit mengakses informasi dalam negeri. Sebaliknya akses informasi dari negara tetangga sangat dominan. 
Sekitar 60 – 70 % penduduk Entikong menggunakan parabola untuk dapat mengakses siaran Televisi Nasional, jika menggunakan antena biasa, siaran televisi yang bisa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Keterbatasan infrastruktur komunikasi di wilayah perbatasan Entikong mengakibatkan masyarakat yang berjumlah kurang lebih 13.000 orang atau 9.000 kepala keluarga sulit mengakses informasi dalam negeri. Sebaliknya akses informasi dari negara tetangga sangat dominan. <span id="more-39"></span></p>
<p>Sekitar 60 – 70 % penduduk Entikong menggunakan parabola untuk dapat mengakses siaran Televisi Nasional, jika menggunakan antena biasa, siaran televisi yang bisa diakses justru Siaran Televisi Malaysia. </p>
<p>Menyadari akan keterbatasan tersebut, Depkominfo bekerja sama dengan Dinas Perhubungan dan Informatika Provinsi Kalimantan Barat, baru-baru ini mengadakan sosialisasi kegiatan Nasional yang sangat penting yaitu Pemilihan Presiden yang akan dilaksanakan pada 8 Juli 2009 mendatang. </p>
<p>Dalam kegiatan tersebut, Tim Sosialisasi yang dibantu Staf Dishubkominfo Prov. Kalbar membagikan poster Tahapan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2009 kepada warga masyarakat perbatasan dan melakukan wawancara sekitar kesiapan dan pengetahuan mereka tentang Pilpres mendatang. </p>
<p>Rombongan yang dipimpin Kepala Bidang Humas Kesekjenan Depkominfo, Muslimin Kulele membawa serta Kasubbag Tata Usaha dan Kasubbag Hubungan Eksternal dan Internal Media Elektronik maupun Cetak, diantaranya Trans 7, Harian Jawa Post, Harian Surabaya Post, Harian Suara Pembaharuan, Portal Kabar Indo.Com, Mingguan Gatra, Reporter Daerah. </p>
<p>Sebelum meluncur pulang rombongan menemui Kepala Dusun Entikong Kecamatan Entikong. Dalam wawancara tersebut Kepala Dusun mengatakan bahwa sudah banyak yang datang ke Entikong ini dari Gubernur, Menteri sampai Presiden tetapi tidak membawa perubahan apa-apa, mungkin kalau malaikat yang datang baru ada perubahan, ujar Kepala Dusun Markus Sofian. </p>
<p><strong>(Dishubkominfo/Rusdi ) </strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://koranpontianak.com/2009/06/kesekjenan-depkominfo-adakan-sosialisasi-pilpres-di-entikong-kab-sanggau/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Partisipasi Parpol Sangat Diharapkan Dalam Pilpres</title>
		<link>http://koranpontianak.com/2009/06/partisipasi-parpol-sangat-diharapkan-dalam-pilpres/</link>
		<comments>http://koranpontianak.com/2009/06/partisipasi-parpol-sangat-diharapkan-dalam-pilpres/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Jun 2009 21:21:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://koranpontianak.com/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Singkawang, Solling, SH  tidak henti hentinya meminta Partai Politik untuk ikut serta mensukseskan Pemilihan Umum ppresiden dan Wakil Presiden (Pilpres) yang akan dilaksanakan  pada 8 Juli mendatang. 
“Partisipasi Parpol itu mutlak dibutuhkan. Karenanya kami tak henti hentinya mengajak untuk aktif dalam Pilpres mendatang,” kata Solling dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Singkawang, Solling, SH  tidak henti hentinya meminta Partai Politik untuk ikut serta mensukseskan Pemilihan Umum ppresiden dan Wakil Presiden (Pilpres) yang akan dilaksanakan  pada 8 Juli mendatang. <span id="more-36"></span></p>
<p>“Partisipasi Parpol itu mutlak dibutuhkan. Karenanya kami tak henti hentinya mengajak untuk aktif dalam Pilpres mendatang,” kata Solling dalam workshop eksistensi  partai politik dalam sistem ketatanegaraan korelasinya dengan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden di salah satu rumah makan Jl. A. Yani Singkawang pada Senin (22/6). Workshop tersebut mengikuti sertakan pengurus Partai Politik di Kota Singkawang, tokoh masyarakat, serta Mahasiswa.</p>
<p>Dalam workshop yang dimulai pukul 09.00 itu, Solling kembali menegaskan, keberhasilan Pilpres mendatang memang tanggung jawab KPU. Akan tetapi, untuk mendapatkan hasil yang baik, KPU tidak dapat bekerja sendiri. Karenanya KPU mengharap dengan sangat partisipasi Parpol tersebut. </p>
<p>Parpol diharapkan membantu dengan memberikan sosialisasi dan memberikan kesadaran kepada masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya. Karena, tanpa keikutsertaan masyarakat, sangat mustahil Pilpres akan berjalan sesuai dengan harapan.</p>
<p>“Saat inilah, masyarakat ikut menetukan nasib bangsa pada lima tahun kedepan. Karenanya, momentum lima tahun sekali itu dapat dimanfaatkan sebaik baiknya,” tambah Uray Nurziah, anggota KPU Kota Singkawang dalam pertemuan tersebut.</p>
<p>Menurut Nurziah, dengan partisipasi Parpol, jumlah pemilih yang tidak menggunakan hak pilih akan berkurang. Untuk pemilihan mendatang, jumlah pemilih di Singkawang berjumlah 147 ribu lebih. Jumlah tersebut berkurang dari jumlah pemilih dalam pemilihan legislatif yang mencapai 148 ribu.</p>
<p>“Jumlah tersebut dihasilkan dari kerja keras kami dalam pengakuratan data. Ditemukan jumlah itu setelah menghilangkan pemilih yang masuk tapi telah meninggal, menghilangkan pemilih yang masuk namun sudah pindah, serta sebab lainnya,” jelas Nurziah lagi.(PDE)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://koranpontianak.com/2009/06/partisipasi-parpol-sangat-diharapkan-dalam-pilpres/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>PMI Singkawang Kekurangan Stock Darah</title>
		<link>http://koranpontianak.com/2009/06/pmi-sigkawang-kekurangan-stock-darah/</link>
		<comments>http://koranpontianak.com/2009/06/pmi-sigkawang-kekurangan-stock-darah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Jun 2009 21:10:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Utama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://koranpontianak.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[Kasijanto, Kepala Unit Tranfusi Darah (UTD) PMI Cabang Singkawang, mengatakan stock darah yang diperoleh dari sukarelawan donor sebesar 35 persen. Angka tersebut dinilai sangai minim karena dalam sehari diperlukan paling tidak 10 kantong darah. 
“Karena minimnya itu, se tahun ini kami hanya bisa menyediakan 300 kantong darah,” katanya saat ditemui.
Menurut Kasijanto, keterbatasan darah tersebut karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kasijanto, Kepala Unit Tranfusi Darah (UTD) PMI Cabang Singkawang, mengatakan stock darah yang diperoleh dari sukarelawan donor sebesar 35 persen. Angka tersebut dinilai sangai minim karena dalam sehari diperlukan paling tidak 10 kantong darah. <span id="more-26"></span><br />
“Karena minimnya itu, se tahun ini kami hanya bisa menyediakan 300 kantong darah,” katanya saat ditemui.</p>
<p>Menurut Kasijanto, keterbatasan darah tersebut karena kesadaran masyarakat yang masih kurang untuk berpartisipasi dalam donor darah. diperparah lagi dengan masih belum tersedianya  Laboratorium di PMI Cabang Singkawang.  “Selama ini kami masih menggunakan fasilitas rumah sakit Abdul Aziz,” tambahnya.</p>
<p>Kalaupun ada masyarakat tertentu yang peduli, baik dikoordinir instansi maupun tersendiri, ketersedian darah masih belum mencukupi stock. Pasalnya, instansi melakukan donor darah pada saat melakukan ulang tahun dan kegiatan sosial lainnya.</p>
<p>Kasijanto menjelaskan, selain melayani masyarakat Kota Singkawang, PMI Cabangan Singkawang sendiri harus melayani masyarakat di daerah Bengkayang dan Sambas.<br />
 “Sehingga perlu adanya kerja ekstra bagi PMI sendiri, dan kepedulian masyarakat luas, sebagai penyelamatan nyawa orang banyak,” terang Kasijianto. <strong>(PDE)<br />
</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://koranpontianak.com/2009/06/pmi-sigkawang-kekurangan-stock-darah/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pengumuman Ujian Yang Membuat Ceria</title>
		<link>http://koranpontianak.com/2009/06/pengumuman-ujian-yang-membuat-ceria/</link>
		<comments>http://koranpontianak.com/2009/06/pengumuman-ujian-yang-membuat-ceria/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Jun 2009 21:20:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://koranpontianak.com/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[Senyum dan keceriaan tak pernah lepas dari wajah Rusilawati, Evi Oktaviani, dan Dian Lestari sejak dinyatakan lulus ujian oleh pihak sekolah, pada Rabu (17/6). Mereka merupakan siswi dari SMK N 2 Singkawang yang semua siswanya dinyatakan lulus seratus persen. 
“Syukur Alhamdulilah bang kami semua lulus, dan kami pun tidak bisa berkata-kata kecuali ucap syukur yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Senyum dan keceriaan tak pernah lepas dari wajah Rusilawati, Evi Oktaviani, dan Dian Lestari sejak dinyatakan lulus ujian oleh pihak sekolah, pada Rabu (17/6). Mereka merupakan siswi dari SMK N 2 Singkawang yang semua siswanya dinyatakan lulus seratus persen. <span id="more-34"></span></p>
<p>“Syukur Alhamdulilah bang kami semua lulus, dan kami pun tidak bisa berkata-kata kecuali ucap syukur yang bisa kami lakukan  saat ini,” kata ke tiga siswi ini bergantian.</p>
<p>Senyum dan keceriaan mereka tampaknya merupakan   ungkapan rasa senang yang tak terhingga. Karena berita kelulusan itu juga yang membuat mereka lepas dari was-was, kebimbangan dan kegalauan selama menanti pengumuman kelulusan.</p>
<p>”Sebelum tahu hasilnya, kami bimbang bang. Kami takut ndak lulus,” kata Evi yang sesekali menutup wajah karena bahagia. <strong>(PDE) </strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://koranpontianak.com/2009/06/pengumuman-ujian-yang-membuat-ceria/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Untuk Keduakali Singkawang Gelar Pawai Anugerah Adipura</title>
		<link>http://koranpontianak.com/2009/06/untuk-keduakali-singkawang-gelar-pawai-anugerah-adipura/</link>
		<comments>http://koranpontianak.com/2009/06/untuk-keduakali-singkawang-gelar-pawai-anugerah-adipura/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Jun 2009 20:44:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Lintas Borneo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://koranpontianak.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[Untuk kedua kalinya berturut-turut pada tahun 2008 dan 2009 ini  Pemkot Singkawang melaksanakan pawai sebagai ungkapan  rasa syukur atas keberhasilan Kota Singkawang dalam meraih Anugerah Adipura. 
Pawai yang dilaksanakan pada Sabtu (20/6) tidak saja diikuti petugas yang terkait dengan upaya pemeliharaan kebersihan dan lingkungan Kota Singkawang. Tetapi seluruh komponen masyarakat ikut terlibat di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk kedua kalinya berturut-turut pada tahun 2008 dan 2009 ini  Pemkot Singkawang melaksanakan pawai sebagai ungkapan  rasa syukur atas keberhasilan Kota Singkawang dalam meraih Anugerah Adipura. <span id="more-8"></span></p>
<p>Pawai yang dilaksanakan pada Sabtu (20/6) tidak saja diikuti petugas yang terkait dengan upaya pemeliharaan kebersihan dan lingkungan Kota Singkawang. Tetapi seluruh komponen masyarakat ikut terlibat di dalamnya. </p>
<p>Hal ini tentunya membuat pawai terasa sangat menarik untuk dinikmati. Sehingga tak heran jika sejak siang masyarakat Singkawang dengan sabar menanti rombongan pawai yang akan keliling kota.  </p>
<p>Sebagaimana dikatakan Walikota Singkawang Hasan Karman, S.H, M.M pawai ini bukan untuk hura-hura tetapi memberikan motivasi dan penghargaan kepada seluruh masyarakat Kota Singkawang atas partisipasi dan kesadaranya dalam menjaga dan memelihara kebersihan dan keindahan lingkungan sehingga Kota Singkawang pada tahun ini kembali memperoleh Anugerah Adipura.</p>
<p>Pawai yang mengambil start di Halaman Kantor Walikota Singkawang Jl. Firdaus dilepas  sekitar pukul  16.15 Wib. Dimulai kelompok drumband diikuti kendaraan Walikota Singkawang beserta istri dan kendaraan Wakil Walikota Singkawang dan istri. </p>
<p>Kemeriahan pawai semakin terasa karena peserta yang ikut pawai menampilkan kreasi dan imajinasinya yang membuat penonton tak bosan melihatnya.  Seperti sekelompok remaja yang berpakaian adat dan islami yang memainkan tahar selama dalam perjalanan. Berbagai seni budaya kelompoj etnis yang ada di Kota Singkawang. Dan yang tak ketinggalan komunitas sepeda onthel, sepeda motor,  kendaraan hias dari SKPD di Lingkungan Pemkot Singkawang serta dari komponen masyarakat lainnya. </p>
<p>Kendaraan hias yang yang ikut pawai tersebut dihiasi tulisan-tulisan yang berisi pesan ajakan dan himbauan kepada seluruh masyarakat kota Singkawang. Intinya pesan tersebut mengajak masyarakat Kota Singkawang untuk tetap terus menjaga kebersihan dan lingkungan serta dapat mempertahankan Anugerah Adipura untuk ketiga kalinya pada tahun 2010.</p>
<p>Selama dalam perjalanan pawai Walikota Singkawang Hasan Karman S.H, M.M dan istri Ny. Elisabeth Hasan Karman serta Wakil Walikota Singkawang Drs. H. Edy R. yacoub, M.Si dan istri Ny. Sulha Edy T. Yacoub, M.Si tak henti-hentinya membalas lambaian msyarakat yang penuh sesak di pinggir jalan.(PDE)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://koranpontianak.com/2009/06/untuk-keduakali-singkawang-gelar-pawai-anugerah-adipura/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kota Pontianak Unggulkan Produk Energi Alternatif pada TTG XI di Pekanbaru</title>
		<link>http://koranpontianak.com/2009/06/kota-pontianak-unggulkan-produk-energi-alternatif-pada-ttg-xi-di-pekanbaru/</link>
		<comments>http://koranpontianak.com/2009/06/kota-pontianak-unggulkan-produk-energi-alternatif-pada-ttg-xi-di-pekanbaru/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2009 21:30:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Equator News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://koranpontianak.com/?p=47</guid>
		<description><![CDATA[Partisipasi Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak dalam Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) XI yang digelar mulai tanggal 19 hingga 23 Juni di Pekanbaru dibuktikan dengan menampilkan beberapa produk-produk teknologi sederhana hasil karya masyarakat Kota Pontianak pada stand Provinsi Kalbar. 
Kepala Kantor Pemberdayaan Masyarakat Kota Pontianak, Drs. Imran mengungkapkan ada tiga jenis produk unggulan teknologi tepat guna [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Partisipasi Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak dalam Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) XI yang digelar mulai tanggal 19 hingga 23 Juni di Pekanbaru dibuktikan dengan menampilkan beberapa produk-produk teknologi sederhana hasil karya masyarakat Kota Pontianak pada stand Provinsi Kalbar. <span id="more-47"></span></p>
<p>Kepala Kantor Pemberdayaan Masyarakat Kota Pontianak, Drs. Imran mengungkapkan ada tiga jenis produk unggulan teknologi tepat guna disamping hasil kerajinan dan produk makanan khas yang ditampilkan Kota Pontianak pada pameran TTG ini. </p>
<p>“Ketiga jenis alat atau produk yang kami tampilkan pada acara TTG ini dan nantinya juga akan diikutsertakan dalam lomba tingkat nasional diantaranya kompor sekam padi, alat pengering ikan asin menggunakan vapor compression refregeration system dan alat pengolahan energi alternatif (bio gas) sampah organik limbah rumah tangga,” ujarnya disela-sela peninjauan stand jelang persiapan TTG XI, Kamis (18/6) di Pekanbaru. </p>
<p>Lebih lanjut, Imran menjelaskan fungsi produk unggulan ini diantaranya kompor sekam padi yang merupakan salah satu energi alternatif dalam mengatasi kelangkaan bahan bakar. “Inilah salah satu energi alternatif jika mengalami kelangkaan energi,” jelasnya. </p>
<p>Kompor sekam padi ini merupakan alat alternatif untuk memasak sebagai pengganti kompor minyak tanah atau gas yang selama ini lebih banyak digunakan masyarakat. Disamping itu, katanya lagi, produk unggulan lainnya adalah alat pengolahan energi alternatif (bio gas) sampah organik limbah rumah tangga dimana cara kerjanya dengan memasukkan sampah atau limbah rumah tangga ke dalam alat dimaksud kemudian sampah dibiarkan selama kurang lebih dua minggu hingga membusuk dan hasil dari pembusukan tersebut berupa gas yang dikeluarkan dari kran dan berfungsi sebagai energi alternatif diantaranya untuk menghidupkan lampu, kompor gas dan lain sebagainya. </p>
<p>Produk-produk tersebut merupakan hasil karya masyarakat Kota Pontianak saat mengikuti lomba karya teknologi tepat guna yang rutin digelar setiap tahunnya oleh Pemkot melalui Kantor Pemberdayaan Masyarakat Kota Pontianak. “Kita patut berbangga karena mungkin Kota Pontianak satu-satunya Kota yang rutin menggelar lomba ini,” pungkasnya. </p>
<p>Menurutnya, lomba ini rutin digelar setiap tahunnya pada saat menjelang acara TTG seperti yang dilakukan tahun ini. Peserta yang mengikuti lomba ini adalah seluruh lapisan masyarakat Kota Pontianak. (12) </p>
<p><strong>(Sumber : Humas Pemerintah Kota Pontianak)<br />
</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://koranpontianak.com/2009/06/kota-pontianak-unggulkan-produk-energi-alternatif-pada-ttg-xi-di-pekanbaru/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>

